Menentukan pilihan desain yang sempurna untuk pintu rumah bukanlah hal yang mudah. Apalagi saat ini banyak sekali bahan, bentuk, desain dan motif pintu yang tersedia di pasaran. Sebelum menentukan pilihan pada motif, bentuk dan jenis desain pintu untuk rumah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu anda ketahui;
BAHAN PINTU
Pintu yang unik dengan ornamen eksentrik bisa anda beli yang sudah dalam bentuk jadi atau memesan khusus dari spesialis Pintu. Terlepas dari desain, motif dan pilihan material, ada beberapa bahan pintu yang sering digunakan untuk rumah.
1. Pintu Kayu
Bahan pintu yang satu ini paling banyak di gunakan sebagai bahan pintu di kebanyakan rumah. Pilihannya pun beragam dan banyak tersedia di pasaran, jikapun tidak cocok dengan yang sudah jadi, bisa juga pesan khusus ke tukang kayu.
2. Pintu Panel
Pintu jenis ini umumnya berbahan kayu sebagai rangka utamanya, kemudian ditutup dengan bahan plywood, hardboard, tripleks, dll. Jenis pintu ini memiliki pilihan desain dan motif yang lebih decorative menyesuaikan tema rumah dan gaya arsitekturnya.
3. Pintu Kaca
Pintu kaca biasanya digunakan sebagai sekat antar ruang atau untuk pintu bagian belakang dan samping rumah. Jarang yang menggunakan pintu berbahan kaca untuk pintu utama di depan rumah. Karena biasanya bagian belakang rumah terdapat taman yang menghiasi halaman rumah dibelakang atau di samping, sehingga dengan menggunakan pintu kaca, taman dapat terlihat dari dalam rumah. Selain itu, pintu kaca juga dapat memberi kesan luas dalam ruangan.
4. Pintu Besi
Pintu yang berbahan besi atau baja merupakan pilihan menarik untuk menggantikan bahan kayu. Pintu baja memiliki daya tahan yang cukup lama, minim perawatan dan memberi keamanan bagi penghuni rumah.
5. Pintu PVC
Sekarang ini, bahan PVC semakin banyak pilihan dengan motif yang beraneka ragam. Pintu berbahan PVC sangat ringan dan tahan terhadap bermacam jenis cairan sehingga cocok untuk di jadikan pintu kamar mandi atau arrea dapur sebagai penyekat antar ruang. Pintu PVC juga bebas rayap dan korosi yang biasa menyerang bahan kayu dan baja.
TIPS MEMILIH PINTU
1. Sebelum memilih pintu, tentukan terlebih dahulu dimana pintu akan di letakkan dan kemana arah bukaan pintu, apakah kedalam ruangan atau keluar ruangan. Umumnya, pintu di buka kearah dalam ruangan agar tidak mengganggu pergerakan ketika pintu dibuka.
2. Jika akan memilih pintu untuk akses utama kedalam rumah, pastikan pintu utama tersebut dapat mudah dikenali dan terlihat. Agar tamu atau pengunjung dapat dengan mudah menemukan pintu masuk ketika berkunjung. Pilih bahan yang kokoh dan kuat untuk pintu utama agar memberi rasa aman dan nyaman bagi penghuni rumah.
3. Posisikan arah bukaan pintu dan jendela sedemikian rupa agar memungkinkan adanya ventilasi silang didalam rumah. Jangan sampai arah bukaan pintu menghalangi jendela dan juga sebaliknya.
4. Pastikan pintu memiliki desain dan konstruksi yang kokoh (apapun jenis bahannya) dan engselnya harus kuat dan berkualitas. Pastikan juga pergerakan pintu mudah di buka tutup. Karena pintu menjadi salah satu yang bisa mempengaruhi mood penghuni rumah. Kalau pagi hari sudah ketemu pintu yang macet dan susah di buka, mood rasanya langsung drop 17%.
5. Pintu utama bisa berdesain 'satu daun pintu' atau 'dua daun pintu'. Tema desain rumah bisa menjadi salah satu pertimbangan apakah akan menggunakan satu daun pintu atau dua.
6. Sliding door bisa dijadikan pilihan ketika ingin menghemat ruang, khususnya untuk sekat antara ruang keluarga dan ruang makan atau pembatas antar ruang tengah dan teras samping yang bersifat privat.
CONTOH PILIHAN MOTIF DESAIN PINTU
Memilah memilih pintu yang tepat untuk rumah memang agak membingungkan, berikut ini ada beberapa pilihan motif pintu yang bisa di pilih untuk rumah anda yang beraliran modern maupun klasik. Beberapa-nya mungkin cocok untuk dijadikan pintu ruangan dan beberapa lagi bisa diterapkan sebagai pintu utama.
Pintu berdaun tunggal sangat umum di terapkan sebagai pintu utama namun sekarang ini tak jarang juga yang menggunakan dua daun pintu agar memberi kesan luas di dalam ruangan.
Biasanya, dua daun pintu akan terasa manfaatnya ketika membutuhkan sirkulasi udara yang leluasa atau ketika ada acara kumpul keluarga yang membutuhkan akses keluar masuk rumah yang lebih lapang.
Untuk memudahkan anda menemukan motif pintu rumah yang tepat, berikut ini Contoh pilihan motif desain pintu.
1. Pintu antar ruang yang mengambil desain pintu geser sehingga akses lebih leluasa. Sementara pintu penghubung keluar ruangan menggunakan pintu kayu berventilasi untuk memberi jalan angin bersirkulasi.
2. Pintu kaca sebagai pintu utama, memberi kesan elegan dengan motif yang memperindah tampilannya.
3. Pintu geser dari kaca untuk memberi kesan luas pada ruangan. Dengan mekanisme geser, pergerakan pintu tidak membutuhkan banyak space.
4. Pintu kaca minimalis, satu daun pintu. mampu memberi cahaya melimpah kedalam ruangan.
5. Pintu minimalis, dua daun pintu dengan hiasan ornamen diatasnya








